Pengumuman
santo, (drumer) silpanus (keyboard), m.kalyudi (gitar akustik), taufik (melodies), halimi (bassis), haitami (vocal)

“Widya Dharma” BAND

Sembuluh II, 19 April 2016

Salah satu program Kesiswaan yang ada di SMAN-1 Danau Sembuluh dan menjadi unggulan adalah membentuk dan menciptakan minat bakat peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler yang dikembangkan di sekolah ini diantaranya melalui kegiatan Komunitas Anti Narkoba, Seni Tari Tradisional, Pramuka, Palang Merah Remaja, Olah Raga dan Seni Musik. Kecendrungan sebagaian besar peserta didik memiliki bakat dalam seni music, sehingga dalam pengembangan diri tersebut ibu Hj. Hadisuyatni, S.Pd.MM

bersama dengan waka.sarpras. bpk.M.Kalyudi
bersama dengan waka.sarpras. bpk.M.Kalyudi

selaku kepala sekolah melalui RKAS BOS untuk tahun anggaran 2016 mengalokasikan dana pengadaan alam music (band) yang akan dipergunakan dalam pengembangan minat dan bakat peserta didik SMAN-1 Danau Sembuluh. Hal ini di sambut dengan antusias dan kegembiraan tersendiri di kalangan Peserta Didik terutama yang hoby dengan alat music yang di mainkan secara bersama sama tersebut, impian dan harapan untuk bisa mengembangkan minat dan bakat menjadi kenyataan berkat hadirnya seperangkat alat band yang akan menambah kreatifitas peserta didik di SMAN-1 Danau Sembuluh menjadi semarak. Berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan kedepan sudah pasti akan menjadi

vocalis unjuk aksi
vocalis unjuk aksi

lebih baik dan mantap dengan hadirnya kelompok kelompok pemain music di tiap kelas yang tentunya akan berlomba lomba untuk menunjukan kepiawaiannya dalam mengolah melodi, dentuman drum dan alunan keyvbord untuk menjadi suatu music yang harmoni dan sedap untuk di nikmati. Kita berharap dengan meningkatnya pengembangan minat dan bakat melalui pengadaan alat music ini semakin memberikan motivasi peserta didik dalam bersekolah dan menggapai prestasi bersama sama juga dengan dukungan orang tua/wali dan para guru guru yang ada, untuk membentuk karakter peserta didik yang kreatif dan inovatif dan selalu menghasilkan hal hal positif. Setiap pendidikan dan layanan pendidikan di sekolah adalah hak yang sama dan diterima oleh semua peserta didik, dan para guru serta kepala sekolah pun sudah

santo, (drumer) silpanus (keyboard), m.kalyudi (gitar akustik), taufik (melodies), halimi (bassis), haitami (vocal)
santo, (drumer) silpanus (keyboard), m.kalyudi (gitar akustik), taufik (melodies), halimi (bassis), haitami (vocal)

menjalankan kewajibannya untuk memberikan layanan pendidikan itu kepada semua peserta didik dengan baik, kita berharap peran dari para orang tua/wali siswa agar selalu gigih dalam memberikan dorongan semangat kepada para putra putrinya dalam menuntut ilmu di sekolah sekolah yang sudah dipersiapkan sebagai wadah pembinaan dan pembentukan jati diri putra putri khususnya yang ada di Desa Sembuluh I dan Desa Sembuluh II dan secara umum bagi putra putri di Kecamatan Danau Sembuluh, Di Kabupaten Seruyan  dan Di Propinsi Kalimantan Tengah hingga di Indonesia. Sebagai insan pendidik (Guru) hal yang sangat tidak mengenakkan jika guru itu di ibaratkan sebagai “Ujung Tombak” (red)

N.Haitami, vocalis band "widya dharma"
N.Haitami, vocalis band “widya dharma”

dalam mendidik putra putri bangsa, secara harafiah barangkali di artikan sama dengan orang yang selalu paling depan dalam menghadapi persoalan dinimika pendidikan di tiap unit kerjanya masing masing, dan ujung tombak haruslah selalu tajam dan runcing agar sasaran yang dicapai sesuai dengan yang diharapkan, bagaimana jika ujung tombak itu tumpul dan tidak runcing lagi karena berbagai sebab, haruskah ujung tombak itu di “ganti” dengan yang baru, atau cukup di “asah” kembali agar tetap menjadi tajam dan runcing hingga apapun sasaran yang kena selalu sesuai dengan harapan. Jika didalam pelajaran biologi terkenal dengan rantai makanan yang setiap factor saling mempangaruhi, begitu halnya dengan elemen elemen yang ada di tiap sekolah, jika di dalam pelajaran geografi ada tata surya, planet, galaksi dalam bingkai Jagat Raya yang saling berkaitan satu sama lain itulah gambaran dinamika pendidikan secara luas yang ada di tanah air, namun guru dituntut tetaplah harus sama dengan pelajaran matematika yaitu 1 + 1 = 2, tidak 3 atau 4 hasil yang ingin harapkan semua orang tua terhadap putra putrinya adalah “KEPASTIAN” dalam mendapatkan pendidikan di sekolah.

Oleh : Silpanus

Taufik Hidayat, tes gitar melodi
Taufik Hidayat, tes gitar melodi
siswa SMANSADASE uji kepiawaian
siswa SMANSADASE uji kepiawaian

Check Also

SMA ZONASI SMAN-2 KUPE going to SMANSADASE

Kamis, 14 Nopember 2019, 09.30 WIB Oleh : Silpanus   Salah satu program yang dicanangkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *