OBSERVASI KELAS E-KINERJA DI PMM

silpanus, danausembuluh, Maret 2024

E-KINERJA DI PLATFORM MERDEKA MENGAJAR

Pemanfaatan Aplikasi Platform Merdeka Mengajar  (PMM) di awal tahun 2024 secara khusus untuk pengisian E-Kinerja bagi tenaga pendidik (Guru). Menjadi keharusan untuk di kerjakan. Bukan karena aplikasi PMM yang harus di miliki oleh setiap guru Aparatur Sipil Negara (ASN). Tetapi karena penilaian E-Kinerja itu sendiri yang wajib di kerjakan.

Hanya saja pengisian E- Kinerja tersebut melalui Aplikasi Platform Merdeka Mengajar, dimana salah satu  filturnya adalah  E-Kinerja. Sebelum pengisian E-Kinerja di PMM, sebagaian besar guru ASN mengerjakan E-Kinerjanya pada E-Kinerja BKN, namun di awal tahun 2024 dan berdasarkan informasi dari pihak terkait, bahwa E-Kinerja yang ada di PMM terintegrasi dengan E-Kinerja BKN.

Jadi para guru ASN, tidak perlu lagi mengisi E-Kinerja yang ada di aplikasi MyAsn BKN. Bila di lihat proses pengisian dari kedua bentuk E-Kinerja tersebut. Baik dari tampilan maupun cara pengisiannya memang berbeda sekali.

Jika di E-Kinerja BKN, didalam pengisiannya Rencana Hasil Kerja (RHK) harus di isi terlebih dahulu oleh atasan, kalau di unit kerja sekolah. Itu di mulai lebih dahulu oleh Kepala Sekolah.

Sehingga para guru, yang ada di unit kerja tersebut bisa mengisi RHKnya masing masing dengan mengintervensi RHK dari Kepala Sekolah yang menjadi pimpinan unit kerjanya.

Sedangkan kalau pengisian RHK yang ada di PMM, para guru langsung bisa menentukan RHK apa yang akan di ambil tanpa menunggu RHK dari atasan. Namun RHK yang akan tampil adalah berdasarkan dari beberapa rubrik atau dimensi yang akan di tindak lanjuti berdasarkan raport pendidikan di sekolah masing masing yang akan di tingkatkan.

Disamping itu pula, dalam aplikasi PMM ada beberapa filtur yang dianggap dapat membantu dan menunjang pemenuhan kompetensi guru ASN yang memilih beberapa kompetensi untuk di penuhi, sehingga diharapkan melalui Platform Merdeka Mengajar ini apa yang menjadi kebutuhan guru dalam meningkatkan profesionalitasnya sebagai pendidik dapat terpenuhi.

Kendala yang sering menjadi polemik dalam pemanfaatan semua aplikasi tersebut adalah, tidak semua guru ASN dapat secara langsung untuk bisa mengaplikasikan filtur filtur yang ada. Dengan bahasa lainnya gagap teknologi (gaptek). Namun jika di lakukan secara pelan pelan, kemungkinan akhirnya para guru ASN akan terbiasa dan bisa mengaplikasikan filtur filtur yang ada.

Menyikapi perkembangan kemajuan teknologi tersebut, khususnya pemanfaatan aplikasi Platfrom Merdeka Mengajar dengan berbagai filturnya. Para guru ASN di SMA Negeri 1 Danau Sembuluh berupaya untuk bisa memanfaatkan aplikasi dan filtur di PMM ini sebaik mungkin.

👉👍DOKUMEN GURU & KEPSEK DI PLATFORM MERDEKA MENGAJAR 

Hal ini dikarenakan bahwa penilaian kinerja guru yang memang harus dan wajib di kerjakan, baik oleh guru yang bersangkutan dan kepala sekolah yang memberikan penilaian di dalam kinerja guru tersebut.

Harapan kedepannya bahwa, aplikasi dan filtur yang ada di PMM dapat terjaga dan termonitoring dengan baik, sehingga segala sesuatu yang berkaitan dengan adminitrasi guru bisa di akomodir sesuai dengan pemanfaatannya.

@silpanus_gara

aksi nyata membuat kelas kaya teks lolos validasi #guru #platformmerdekamengajar #aksinyata

♬ Epic Motivational – Viongga Music

Check Also

PLS SMA Negeri 1 Danau Sembuluh

Kamis, 19 Juli 2018  09.00 WIB Oleh : Silpanus Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) SMA Negeri …

2 comments

  1. Sukses selalu 🙏🙏

  2. mantap, semangat merdeka mengajar, sukses untuk observasi kelasnya🙏🙏💪💪

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *