Pengumuman
Peserta lagi pusing membuat RPP -13

Hanau “IN KURIKULUM 13”

Pembuang Hulu, 11 Oktober 2017 17.00 WIB

Oleh : Silpanus

 

Kegiatan Pembukaan
                             Kegiatan Pembukaan

Pelaksanaan IN-1 Kurikulum 13 (Bimtek Kurtilas) yang dilaksanakan di Pembuang Hulu oleh Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Tengah  dari tanggal 9 s.d 10 Oktober 2017 di dampingi oleh para Instruktur Kabupaten (IK) dari sekolah yang sudah melaksanakan kurtilas beberapa waktu yang lalu yakni SMA Negeri-1 Kuala Pembuang, bpk. Hidayat, S.Pd dan bpk. Jeki, S.Ag. M.Si.  kegiatan IN yang dilaksanakan lebih pada teknis pembuatan RPP yang akan di pergunakan pada saat ON di sekolah sekolah sasaran pada bulan yang sama. Dalam sambutannya panitia pelaksana kegiatan bpk. H.Sarkapi, S.Pd mengharapkan partisipasi semua peserta yang ada untuk bisa mengoptimalkan pertemuan yang ada dalam upaya mencapai hasil yang diharapkan, lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa dalam pelasanaan IN-1 kali ini tidak semua peserta pada saat Bimtek Kurtilas beberapa bulan yang lalu yang diikuti 7-10 orang guru dari sekolah sasaran di Kabupaten Seruyan bisa hadir atau diundang, hal ini mengingat keterbatasan dana yang akan dipergunakan, sehingga pada kegiatan IN-1 hanya mengundang 4 orang guru dari tiap sekolah sasaran untuk mengikuti kegiatan IN-1, walaupun demikian secara umum panitia berharap walaupun hanya sebagian saja guru yang dapat di fasilitasi bukan berarti tiap tiap guru yang ada di sekolah sasaran tidak mendapatkan manfaat dari kegiatan IN-1 ini, beliau juga berharap kepada perwakilan guru yang datang dapat mengimbaskan hasil yang di peroleh kepada rekan rekan sekerja di sekolah masing masing, sehingga misi kurikulum 13 khususnya bagi Kabupaten Seruyan bisa dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan harapan bersama.

 

Lokasi IN Kurikulum 13 SMAN-1 Hanau
Lokasi IN Kurikulum 13 SMAN-1 Hanau

Kegiatan yang terpusat di SMA Negeri-1 Hanau yang merupakan induk cluster bagi sekolah sekolah sasaran yang ikut kegiatan IN-1 pada tahun pelajaran 2017/2018 bertepatan dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut, namun walaupun demikian menurut pandangan Kepala SMAN-1 Hanau tidak mengganggu proses belajar mengajar yang ada walaupun pelaksanaan IN-1 di pusatkan di SMAN-1 Hanau. Peserta yang datang pada kegiatan IN-1 kali ini dari SMAN-1 Danau Sembuluh, SMAN-2 Danau Sembuluh, SMAN-1 Hanau, SMAN-1 Seruyan Tengah, SMAN-2 Seruyan Tengah, SMAN-1 Sandul (Batu Ampar) yang pada tahun pelajaran 2017/2018 sudah menerapkan kurikulum 13 pada kelas X. Berdasarkan seloroh dari beberapa guru yang mengikuti kegiatan IN-1 kali ini, permasalahan yang mendasar yang hampir sama di setiap sekolah sasaran adalah keterbatasan buku buku kurikulim 13 yang ada, sebab tidak semua buku buku K-13 tersedia sesuai dengan semua mata pelajaran yang diajarkan apalagi dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama didalam K-13 mengalami perubahan perubahan/revisi sehingga berimbas pada buku buku yang sebelumnya ada tapi karena mengalami revisi akhirnya tiap sekolah harus menunggu distribusi buku buku yang relevan dengan K-13, parahnya hingga sekarang ada beberapa mata pelajaran yang tidak tersedia buku siswa bahkan buku guru, hal ini menjadi polemik jika di biarkan berlarut larut, sejatinya ketika pelaksanaan K-13 buku buku baik edisi lawas maupun yang mengalami revisi lebih dulu dapat tersedia atau didistribusikan berbarengan dengan pelaksanaan K-13 di tiap tiap sekolah sehingga ada sinergi antara pemanfaatan sumber daya (buku buku) dan sumber daya yang tersedia (guru guru).

 

IK. bpk Zeki memberi bimbingan tehnis terkait RPP
IK. bpk Zeki memberi bimbingan tehnis terkait RPP

Harapan kedepan semoga pelaksanaan K-13 bisa sedikit demi sedikit mengalami perubahan ke arah kemajuan, mungkin pada tahap tahap awal khususnya bagi sekolah sasaran mengalami jalan jalan yang sulit, berkerikil dan penuh dengan duri dalam menjalankan K-13, namun secara arif dan berpikir positif semoga pemerintah, khususnya Dinas Pendidikan Propinsi Kalimantan Tengah yang menangani pendidikan menengah (SMA/SMK) di Kalimantan Tengah mampu memberikan solusi dalam keterbatasan keterbatasan yang di alami oleh tiap tiap sekolah yang notabene hanya mengandalkan dana BOS mengingat, bahwa tidak semua SMA yang ada di wilayah Kabupaten Seruyan dapat menerapkan Komite sebagai sumber dana bagi operasional sekolah, khususnya bagi SMAN-1 Danau Sembuluh yang hingga kini masih melayani pendidikan gratis tanpa ada dana komite bagi peserta didik. Semoga apa yang menjadi misi Dinas Pendidikan Propinsi Kalimantan Tengah menjadikan KALTENG BERKAH, benar benar dapat terwujud.

 

Peserta lagi pusing membuat RPP -13
         Peserta lagi pusing membuat RPP -13

Dalam sambutan penutup pada kegiatan IN-1  bpk H. Sarkapi, S.Pd selaku panitia kegiatan K-13 Kabupaten Seruyan, menyampaikan permohonan maaf kepada semua peserta apabila selama kegiatan ada hal yang tidak berkenan yang dirasakan oleh semua peserta, lebih  dalam beliau menyampaikan jika ada hal hal istimewa ataupun hal hal lebih yang di dapati oleh semua peserta itu semata mata datangnya dari Allah saja, namun jika ada segala kekurangan yang diterima oleh semua peserta itu datangnya dari kami (panitia.red), untuk itu apapun yang di terima, beliau berpesan untuk diiklaskan saja, hal senada di sampikan oleh Instruktur Kabupaten yang di wakili oleh bpk. Hidayat, S.Pd, jika ada kata kata atau tatapan mata yang tidak mengenakan selama menyampaikan materi beliau atas nama Instruktur Kabupaten memohon maaf kepada semua peserta yang ada, dan jika nanti pada kegiatan ON kesekolah sasaran masing masing, beliau berharap jangan ada kesan bahwa “nah datang lagi babuhan hantu ne?” Ujar beliau yang membuat para peserta tertawa riuh mendengar canda bpk. Hidayat, S.Pd

Link Berita & CERPEN

 

110

Peserta lagi Rehat
Peserta lagi Rehat
pak. Wahyu dari SMAN-2 Danau Sembuluh lagi sibuk membuat RPP
pak. Wahyu dari SMAN-2 Danau Sembuluh lagi sibuk membuat RPP
Peserta lagi asyik membuat RPP
Peserta lagi asyik membuat RPP

 

 

 

 

Check Also

Digitalisasi menjadi mudah?

Sembuluh, 20 Januari 2020, 12.00 WIB Oleh : Silpanus   Era digitalisasi di zaman sekarang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *