Pengumuman
Prestasi..!!! Yesssss !!!

“HARAPAN PASTI” in-2

Danau Sembuluh, 16 Maret 2016

Penyerahan Hadiah
Penyerahan Hadiah Pemenang O2SN

Lima trophy, penghargaan dan uang pembinaan kembali melengkapi perbendaharaan prestasi peserta didik SMAN-1 Danau Sembuluh di ajang O2SN Tingkat Kabupaten Seruyan yang diselenggarakan tanggal 14 s.d 15 Maret 2016 di Kuala Pembuang, lima trophy juara 1 merupakan keberhasilan yang luar biasa yang dirasakan oleh pa Saifullah, S.Pd dalam kerja kerasnya membimbing siswa untuk https://sman1danausembuluh.sch.id/2016/02/highlines_harapan-pasti/mewujudkan HARAPAN PASTI, keberhasilan itu juga dirasakan oleh semua keluarga besar SMAN-1 Danau Sembuluh yang di pimpin oleh ibu Hj.Hadisuyatni, S.Pd.MM selaku kepala

Trophy Juara 1. Lari 100 Putra-Putri, Lompat Tinggi, Lompat Jauh Putra-Putri
Trophy Juara 1. Lari 100 Putra-Putri, Lompat Tinggi, Lompat Jauh Putra-Putri

sekolah. Lima cabang atletik yang berhasil di raih oleh siswa SMAN-1 Danau Sembuluh dan lolos ke tingkat propinsi adalah Lari 100m putra an. Rosmana(11.30scn), Lari 100m putri an. Devi (13.20 scn), lompat jauh putri an. Nur Toibah (3,92 m), lompat tinggi putra an. Dandi (1.65m) dan lompat jauh putra an. Taufik Santoso (5,44 m). Dari ke enam atlet yang di bimbing oleh pa Saifullah, S.Pd, hanya untuk cabang lompat tinggi putri yang gagal meraih juara 1. Namun secara keseluruhan untuk tahun ini meningkat drastis dibandingkan tahun tahun sebelumnya. Usaha keras akan terus di upayakan tim O2SN SMAN-1 Danau Sembuluh, kali ini dalam upaya mencapai target lolos di tingkat Propinsi yang pada bulan April 2016 serta akan menjadi tolak ukur pencapaian prestasi peserta didik yang mewakili Kabupatennya masing masing khususnya dalam kegiatan O2SN tingkat SMA. Di pundak pa Saifullah, S.Pd dan peserta didik SMAN-1 Danau Sembuluh yang notabene “Wong Deso” berharap untuk mencapai sutri santi“HARAPAN PASTI” di tingkat propinsi, walaupun segudang atlet atlet terbaik dari 13 Kabupaten 1 Kota akan berjuang habis habisan dan sekuat tenaga mengapai harapan untuk meraih prestasi gemilang menoreh tinta emas bagi sekolah dan Kabupatennya, SMAN-1 Danau Sembuluh dengan lambang “WIDYA DHARMA” akan memperkuat laskar tim O2SN Kabupaten Seruyan di kegiatan O2SN tingkat Propinsi Kalimantan Tengah April

Saifullah, S.Pd_Guru BK & Penjaskes SMAN-1 D.Sembuluh

mendatang telah siap. Dari banyaknya prestasi yang sudah ditorehkan oleh pa Saifullah, S.Pd selaku guru olah raga dan sekaligus guru BK ini sudah memberikan andil dalam “Pencitraan Positif” terhadap kemajuan sekolah dan dinas/instansi terkait dalam ranah peningkatan prestasi bagi peserta didik, namun dari sisi “REWARD” bagi seorang honerer adalah mengharapkan adanya perubahan “STATUS” tidak selamanya selalu berada di lingkup “GH” (guru honorer.red), kebijakan sekolah tidak mungkin mampu untuk menggapai harapan itu, namun bagi dinas/instansi bahkan Pemda mungkin mampu dikarenakan memiliki kapasitas atau hak untuk mengusulkan pada tingkat pusat. Jika masa masa sekarang penegasan bagi sekolah untuk tidak boleh mengangkat guru honorer merupakan “Peraturan Pemerintah” lalu apakah ada penegasan dari “PP” bagi sekolah yang memiliki guru honerer dan sudah membimbing peserta didik meraih prestasi di tingkat Sekolah, Kabupaten, Propinsi dan Nasional berkali kali akan di prioritaskan untuk di angkat menjadi guru PNS….???. saya rasa sampai tahun 2016 ini berjalan tidak ada berita yang mengatakan kalau Negara mengalami kebangkrutan karena mengangkat guru honorer menjadi guru PNS, tetapi berita berita tentang keberhasilan “Anak Anak Sekolahan” banyak terdengar dan sedikit yang disampaikan jika dibalik kesuksesan itu berkat guru guru honerer. Tidak bisa dipungkiri jika membicarakan peserta didik maka ibarat menghadapi pedang “Bermata Dua” positif dan negative, hanya saja jika sudah masuk disisi negative maka berita beritapun akan lebih hebat dan dahsyat dari pada berita tentang keberhasilan dan kesuksesan peserta didik. Adakah pekerjaan yang lebih berat dan beresiko selain menjadi “GURU”  jika didikan seorang guru salah maka rusaklah satu generasi, dan jika satu generasi rusak maka akan menjadi apa suatu Negara..?? (red)

Oleh : Silpanus

Check Also

Digitalisasi menjadi mudah?

Sembuluh, 20 Januari 2020, 12.00 WIB Oleh : Silpanus   Era digitalisasi di zaman sekarang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *